PENINGKATAN FUNGSI KRI JENIS BANTU TUNDA GUNA MENDUKUNG OPERASI SEARCH AND RESCUE (SAR) LAUT

  • IPUL SAIPUL
  • SUKRISNO
  • RULLY RIONO
Keywords: KRI jenis BTD, Operasi Search And Rescue, Soft System Methodology

Abstract

Padatnya jalur pelayaran dan penerbangan serta kerawanan terjadinya kecelakaan di laut, maka TNI AL dituntut untuk menyiapkan unsurnya yang siap untuk mendukung operasi dukungan Search And Rescue (SAR) laut dalam rangka mengantisipasi setiap bentuk bencana di wilayah laut. TNI AL memiliki KRI jenis Bantu Tunda (BTD) yang aktif terlibat dalam beberapa operasi dukungan SAR laut. Tujuan penelitian ini, yaitu untuk menganalisis kemampuan dan kesiapan material KRI jenis BTD dalam operasi dukungan SAR laut. Penelitian menggunakan metode kualitatif, dengan melaksanakan pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi literatur. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan Soft System Methodology (SSM) yang dapat digunakan untuk menelaah uaya yang perlu dilakukan agar terjadi perubahan yang dapat mendorong kesadaran berpikir dan antisipatif. Inti proses pendekatan SSM adalah dengan membandingkan antara kondisi nyata dengan model kondisi yang seharusnya terjadi. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa keberhasilan dalam operasi dukungan SAR dipengaruhi oleh kemampuan personel, peralatan dan materiil pendukung SAR agar fungsi KRI jenis BTD dapat melaksanakan tugas operasi dukungan SAR dengan optimal. Untuk mempertahankan kesiapan kondisi teknis dilaksanakan melalui pemeliharaan dan perbaikan secara terporgram dan terencana sehingga KRI jenis BTD mampu mendukung operasi SAR laut di perairan Indonesia.

Published
2021-02-22
Section
FEBRUARI VOL 2 NO 2. 2021