DAMPAK PENGELOLAAN KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN TERHADAP HASIL TANGKAPAN NELAYAN PULAU MAPUR KABUPATEN BINTAN

  • khairul hafsar universitas maritim raja ali haji

Abstract

Kawasan konservasi perairan adalah kawasan perairan yang dilindungi, dikelola dengan sistem zonasi, untuk mewujudkan pengelolaan sumberdaya ikan dan lingkungannya secara berkelanjutan. Penetapan zona inti merupakan bagian dari kegiatan penentuan zonasi disuatu daerah tertentu guna menjaga dan terpeliharanya sumberdaya ikan yang ada pada zona inti yang ditetapkan. Zona inti merupakan daerah pemijahan, pengasuhan dan/atau alur ruaya ikan. Penetapan zona inti berdampak pada sumberdaya ikan yang ada di Pulau Mapur Kabupaten Bintan bertambah dan pendapatan masyarakat nelayan tradisional meningkat sebanyak 30%. Manfaatnya yang besar membuat masyarakat Pulau Mapur menambah zona inti dari satu zona menjadi tujuh zona inti yang ditetapkan berdasarkan musyawarah desa dengan harapan laut tetap terjaga dan hasil laut akan berlimpah dan tentunya akan meningkatkan kesejahteraan nelayan Pulau Mapur dan sekitarnya

Published
2020-02-24
Section
FEBRUARI VOL 1 NO 2. 2020