KEANEKARAGAMAN JAMUR PADA POHON KELAPA SAWIT DI PESISIR PANTAI PT. MOPOLI RAYA UNIT DAMAR CONDONG KAB. LANGKAT SUMATERA UTARA

  • Rama Riana Sitinjak
  • Harmileni
  • Supriyadi
Keywords: Keanekaragaman, Jamur, Kelapa Sawit, Pesisir, Metode

Abstract

Pentingnya dalam keanekaragaman tersebut termasuk berbagai jenis jamur yang tumbuh di Indonesia dan telah lama dikenal serta dimanfaatkan oleh masyarakat sumber pangan dan sebagai bahan obat. Jamur atau cendawan ini turut memberikan andil besar dalam memenuhi aneka ragam atau menu makanan khas Indonesia, seperti tape, tempe, oncom, tauco, roti, minuman fermentasi, serta berbagai macam makanan lainnya. Jamur juga berperan penting sebagai decomposer yang dapat membentuk jaring-jaring makanan bagi tumbuhan atau ekosistem hutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keanekaragaman jamur pada pohon kelapa sawit dengan jenis-jenis.

jamur di perkebunan pesisir pantai. Metode yang digunakan adalah metode purposive sampling, yaitu teknik pengambilan sampel dengan menentukan kriteria-kriteria tertentu. Parameter penelitian terdiri frekuensi mutlak (FM), frekuensi relatif (FR), kerapatan mutlak (KM), kerapatan relatif (KR), dominasi, indeks nilai penting, perbandingan nilai penting (H). Data dianalisis dengan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keanekaragaman jamur pada pohon kelapa sawit di perkebunan pesisir pantai PT. Mopoli Raya Unit Damar Condong Kab. Langkat Sumatera Utara masih tergolong rendah dengan Nilai Indeks H’ 0.33.

Published
2021-08-30
Section
Pelita Kota, Agustus 2021