ANALISIS SWOT POTENSI PENGEMBANGAN TEKNOLOGI ENERGI GENERATOR MAGNETIK DI INDUSTRI BAJA (STUDI KASUS PT XYZ)

  • Moch Kuswanto Universitas Pertahanan Republik Indonesia
  • Abraham Benedict Cahyasusila Universitas Pertahanan Republik Indonesia
  • Rudy Agus Gemilang Gultom Universitas Pertahanan Republik Indonesia
Keywords: Energi Generator Magnetik, Industri Baja Nasional, Analisis SWOT

Abstract

Industri baja tergolong dalam kategori industri yang padat energi. Namun permasalahan efisiensi penggunaan energi adalah salah satu permasalahan utama yang dihadapi oleh industri baja nasional. Inefisiensi pemakaian energi akan sangat merugikan bagi industri baja karena terkait dengan jumlah produksi yang dihasilkan serta keuntungan agregat industri. PT XYZ yang merupakan perusahaan baja terpadu di Indonesia mempertimbangkan melakukan efisiensi energi guna menekan biaya produksi dengan kapasitas produksi baja minimal sama dengan kapasitas produksi sebelumnya atau bahkan meningkatkannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi penggunaan energi generator magnet sebagai sumber energi alternatif yang dapat digunakan di PT XYZ. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif dan analisis data dilakukan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa energi listrik dari generator magnet memiliki potensi untuk digunakan sebagai sumber alternatif energi baru terbarukan dan strategi yang dapat digunakan oleh PT XYZ adalah strategi SO (bersifat agresif) yakni dengan mengoptimalkan kinerja divisi Energy Control Center, melakukan upaya pembaruan teknologi diberbagai lini produksi dan terus melaksanakan penelitian dan pengembangan generator magnet sebagai energi alternatif yang baru.

Published
2022-01-31
How to Cite
Kuswanto, M., Benedict Cahyasusila, A., & Agus Gemilang Gultom, R. (2022). ANALISIS SWOT POTENSI PENGEMBANGAN TEKNOLOGI ENERGI GENERATOR MAGNETIK DI INDUSTRI BAJA (STUDI KASUS PT XYZ). JURNAL CAFETARIA, 3(1), 122-129. https://doi.org/10.51742/akuntansi.v3i1.515
Section
JURNAL CAFETARIA JANUARI 2022